Female Sport 2016: Women’s Sports Competition, Break the Boundaries!

Oleh Ahmad Ismail dan Steven Amadeus Uyanto

Female Sport, event yang diadakan oleh Keluarga Mahasiswa Teknik Elektro danTeknologi Informasi (KMTETI) UGM ini merupakan ajang kompetisi olahraga bagi siswi SMA/sederajat se-Yogyakarta. Berjalan mulai dari 16 April 2016 hingga final day pada 24 April 2016 di GOR Amongrogo Yogyakarta, FS yang bertemakan‘Your Beauty Has No Limit’ dan ber-tagline ‘Break the Boundaries’ ini bertujuan untuk memperingati Hari Kartini yang jatuh pada 21 April 2016.

Khusus pada Hari Kartini, Female Sport memperingatinya dengan mengadakan sebuah talkshow yang menghadirkan 2 figur wanita yang menginspirasi yaitu Anelies Praramardhani, Finalis Diajeng Yogyakarta 2014 dan Alamanda Shantika, VP ofGojek Indonesia.

Tahun ini terdapat empat cabang olah raga yang dilombakan, yaitu bulu tangkis, futsal, basket, dan dance di mana pada tahun lalu Female Sport tidak menyelenggarakan cabang olah raga bulu tangkis. Penyisihan dimulai tanggal 16 April 2016. Para wanita-wanita tangguh saling beradu skill dan ketangkasan. Semua hanya untuk 1 tujuan, yaitu menjadi yang terbaik. Hingga tiba saatnya pertandingan puncak yaitu Final Day pada tanggal 24 April 2016.

Pada pertandingan final futsal,  SMKN 3 Yogyakarta berhadapan dengan SMAN 1 Pengasih. Pertandingan berlangsung seru. Jual beli serangan dan pergantian momentum kerap kali terjadi antar kedua tim di tengah pertandingan. Mengusung ratusan pendukung yang membawa banner bertuliskan “Jetis Dua – West Gate Yogyakarta- Serigala Monginsidi”, Tim SMKN 3 Yogyakarta memperlihatkan permainan terbaiknya dan keluar sebagai pemenang dengan skor akhir 3-1.

Partai final basket mempertemukan SMA Stella Duce 1 (Stece) dengan SMAN 4 Yogyakarta (Patbhe). Meski telah menjadi juara bertahan selama 3 tahun berturut-turut, nyatanya perlawanan Patbhe tak mampu untuk menundukkan dominasi Stece dari awal permainan. Alhasil Stece lahir menjadi Champion baru di tahun ini dan meraih kemenangan dengan skor 74-9.

Pada cabor bulutangkis, panggung final menghadapkan Luthfiana P dengan Rosita Popi. Rosita tampil sebagai pemenang dengan pemampilan spektakuler yang membuat selisih jauh pada kedua set, menyudahi perlawanan Luthfiana dengan skor akhir 21-11 di set 1 dan 21-10 di set 2.

Dan terakhir, final cabor dance mempertemukan SMA Budya Wacana dan SMAN 1 Bantul. SMA Budya Wacana keluar sebagai juara dengan koreografi yang enerjik dan akrobatik.

Kemeriahan Female Sport akhirnya ditutup dengan closing ceremony dan pengumuman juara, diikuti oleh tarian flash mob dari seluruh panitia Female Sport. Selamat kepada para pemenang dan sampai jumpa tahun depan di Female Sport 2017!

Berita selengkapnya di female sport 2016