M. Tatag Arifudin Amali – Infokom

Jumat (12/9), Indosat bekerja sama dengan Departemen Humas KMTETI menggelar roadshow Indosat Wireless Innovation Contest (IWIC) yang ke-8. IWIC adalah ajang kompetisi bagi generasi muda Indonesia untuk mengembangkan daya kreasi dan inovasi di bidang mobile telecommunication, serta mendorong mereka untuk menjadi wirausaha di bidang teknologi. Ada 3 pembicara yang dihadirkan, yakni Adrian Prasanto (Indosat), Sanny Gaddafi (Direktur Founder Institute), dan Sandy Colondam (Pemenang IWIC 2008, 2009, 2010, 2011, dan 2013).

Adrian Prasanto sebagai presentator pertama memaparkan tentang IWIC 8 dan wirausahawan di Indonesia. Tingkat wirausahawan di Indonesia hanya 1,5 persen, masih kalah dari Tiongkok, Singapura, Malaysia, Jepang, dan Korea Selatan yang semuanya diatas 4 persen. Meski begitu, tak sedikit anak-anak muda di Indonesia yang sukses berwirausaha di industri mobile apps, seperti Tokopedia dan Kaskus. Melalui IWIC 8 inilah kita bisa mencoba untuk menjadi technopreneur muda.

Presentator selanjutnya adalah Sanny Gaddafi yang berbicara mengenai perkembangan startup global. Langkah-langkah yang diperlukan untuk membuat startup antara lain memilih masalah nyata, mencari solusi yang tepat, membuat tim yang kuat, mengembangkan produk, menunjukan aplikasi ke banyak orang dan fokus dengan ide tersebut. Yang penting jangan sekedar membuat aplikasi, pikirkan juga elemen lain seperti potensi pasar dan bisnis.

Pembicara terakhir adalah Sandy Colondam yang mempresentasikan tips dan saran untuk menjadi juara IWIC dan kompetisi lainnya. Pertama, lihat masalah di sekitar kita, pecahkan masalahnya, dan buat idenya. Lalu, cari target pasar dan lihat para pesaing. Banyak aplikasi di market place yang serupa namun fiturnya berbeda. Jadi tak ada salahnya jika meniru yang telah ada lalu dimodifikasi. Jangan terlalu banyak fitur dalam satu aplikasi. Less means faster, cheaper, and massive. Terakhir, buat proposal yang bagus menggunakan 5 pages rule.

Setelah presentasi dari ketiga pembicara, panitia memberikan waktu 30 menit untuk Forum Group Discussion (FGD). Peserta berkelompok untuk membuat proposal IWIC. Terpilih 3 kelompok yang beruntung untuk mempresentasikan aplikasi mereka. Yang pertama adalah We Stay, aplikasi yang menghubungkan antara pemilik rumah kosong dan pencari homestay/guesthouse. Yang kedua adalah Rent It, aplikasi untuk pinjam-meminjam barang. Yang terakhir CariKado, aplikasi untuk mencari kado. Dari ketiga aplikasi tersebut, Rent It dipilih oleh dewan juri sebagai yang terbaik, disusul CariKado dan We Stay. Selamat!

Roadshow IWIC di Jogja pun berakhir. Bagi yang ingin mengikuti IWIC 8 bisa submit ide aplikasi ke http://bit.ly/IWIC8UGM paling lambat 30 September 2014. Technopreneur Muda, Tunjukkan Solusimu!