Pada tanggal 12 April 2013 lalu, UGM kembali berjaya dalam ajang bergengsi ImagineCup lewat Motion Recovery Assistant (Mosist) yang dikembangkan oleh tim NextIn Futura. Tim yang digawangi tiga mahasiswa Jurusan Teknik Elektro dan Teknologi Informasi (JTETI) yaitu Kalikautsar, Robertus Sonny Prakoso, dan Syukron Abu Ishaq Alfarozi, serta mahasiswi Ilmu Komunikasi, yaitu Danastri Rizqi Nabilah ini sukses menyisihkan pesaing-pesaing lainnya dan meraih juara pertama pada kategori World Citizenship.

Mosist merupakan sebuah perangkat lunak berbasis kinect dalam bentuk sebuah game interaktif yang diciptakan untuk membantu para pasien stroke dalam proses rehabilitasi. Terapi yang diberikan Mosist dikategorikan kedalam empat macam terapi yang serupa dengan terapi konvensional yang bertujuan untuk mengoptimalkan kemampuan motorik penderita stroke. Empat macam terapi itu adalah terapi balancing, walking, standing up & sitting down, dan reaching & manipulation. Namun berbeda dari terapi konvensional, mosist dikemas dalam bentuk game-game menarik. Dalam game ini misalnya, user diharuskan untuk mengambil anggur untuk terapi reaching & manipulation, user diharuskan untuk meletuskan balon dengan jarum yang terletak di atas kepala untuk terapi standing up & sitting up, serta game-game interaktif lainnya.

Saat ini, Mosist masih berupa prototype yang terus dikembangkan oleh tim NextIn Futura. Sonny, salah satu anggota tim NextIn Futura, berharap supaya nantinya Mosist dapat benar-benar bisa menjadi aplikasi yang nyata dan berguna dalam membantu para penderita stroke.