NESCO 2016

Tiga Poros Kompetisi dan Seminar

 

            NESCO merupakan sebuah kompetisi tingkat nasional yang menitikberatkan pada kelistrikan tegangan tinggi. NESCO 2016 terdiri dari tiga rangkaian acara, yaitu Seminar Nasional, Video Competition, dan Paper Competition. NESCO 2016 diselenggarakan oleh BSO Magatrika Keluarga Mahasiswa Teknik Elektro dan Teknologi Informasi Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (KMTETI FT UGM) dengan tema “Synergy for Indonesia Energy Sovereignty”.

            Seminar Nasional NESCO 2016 diselenggarakan pada hari Sabtu, 14 Mei 2016 yang bertempat di Ruang 2.1 KPTU FT UGM, mendatangkan Dr. Ir. Tumiran, M.Eng. (Dewan Energi Nasional), Ricky Elson (Pakar Mobil Listrik), Ir. Tiyono, M.T. (Pakar Hemat Energi Nasional), dan Dr. Deendarlianto, S.T M.Eng. (Direktur Pusat Studi Energi Universitas Gadjah Mada) sebagai pembicara dan Ridwan Wicaksono, S.T. sebagai moderator. Sayangnya, Dr. Ir. Tumiran, M.Eng berhalangan hadir dalam kesempatan kali ini.

          Peserta Seminar NESCO 2016 mulai melakukan registrasi pada pukul 07.00. Acara pun dibuka pada pukul 07.56 oleh Fauzi Atsalatsa dan Fanissa Efendi selaku pembawa acara (MC). Selanjutnya ditampilkan video pembuka tentang kondisi kelistrikan Indonesia dan hiburan nyanyian dari mahasiswa DTETI FT UGM.

         Sambutan pertama disampaikan oleh Afkar Gumintang selaku Ketua Panitia NESCO 2016, kemudian dilanjutkan dengan sambutan Prapto Nugroho, S. T., M. Eng., D.Eng. (Sekretaris Program Studi S-1 Teknik Elektro UGM) mewakili Dr. Eng. Suharyanto, S.T., M.Eng. (Kepala Departemen Teknik Elektro dan Teknologi Informasi FT UGM) yang secara resmi membuka serangkaian acara NESCO 2016 yang akan berlangsung selama dua hari.

       Pukul 8.20 MC menyambut Ridwan Wicaksono, S.T. sebagai moderator untuk memasuki ruangan. Usai memberikan sedikit sambutan, Ridwan membacakan CV dari masing-masing pembicara sebelum pembicara menyampaikan materi.

           Ricky Elson menyampaikan materi pertama yang bertemakan “Energi Terbarukan dan Tantangan” pada pukul 08.30. Ia menyampaikan tentang banyaknya potensi geografis Indonesia sebagai sumber energi, namun belum dikelola dengan baik. Indonesia masih ketinggalan jauh untuk mencapai Energi Terbarukan. Pembangkit di Indonesia sebesar 65.000MW sedangkan untuk menjadi negara maju pasokan listrik harus mencapai 100.000MW. Sumber daya manusia di Indonesia harus berupaya lebih keras untuk membangun infrasturuktur pengolah energi secara mandiri dan mampu mengelola berbagai sumber energi yang ada di Indonesia sehingga dapat mewujudkan energi dan kelistrikan yang lebih baik untuk Indonesia. Beliau juga berbagi tentang LEN (Lentera Energi Nusantara) yang menitikberatkan pada sumber energi angin. LEN dibangun di Ciheras, Tasikmalaya di mana Ricky bersama para anak didiknya membangun kincir angin sebagai pembangkit energi (sekarang sudah berjumlah 12 kincir angin). Masyarakat dapat mempelajari tentang mesin, sumber energi angin, dan mobil listrik.

         Pembicara selanjutnya yaitu Ir. Tiyono, M.T yang menyampaikan materi yang bertema “Hemat Energi”. Indonesia merupakan pemasok uranium ke lima negara besar dunia seperti Amerika, Inggris, dan Perancis. Namun Indonesia sendiri belum berani mengembangkan nuklir di dalam negeri.

          Kemudian pukul 11.45 Dr. Deendarlianto, S.T. M.Eng. mengisi acara dengan menyampaikan materi presentasi tentang pemanfaatan biomasa sebagai energi terbarukan. Beliau menyampaikan tentang bagaimana biomasa dapat menghasilkan biodiesel dan metanol yang dapat dimanfaatkan sebagai energi.

                Selanjutnya acara pun dilanjutkan dengan pembagian doorprize kepada peserta. Seminar Nasional NESCO 2016 pun berakhir pada pukul 12.39.

            Final Paper Competition diselenggarakan pada hari Minggu, 15 Mei 2016 di Ruang 2.1 KPTU FT UGM. Finalis paper competition NESCO 2016 mulai melakukan registrasi pada pukul 07.00. Acara final ini dihadiri oleh semua tim finalis yang berjumlah 10 tim. Pukul 08.00 bersamaan dengan dimulainya acara, Ir. I Nengah Sumerti dan Ir. M. Isnaeni BS, M.T. hadir sebagai juri. MC membuka acara dan mempersilakan Afkar Gumintang (Ketua Panitia NESCO 2016), Gessa Firman Febrian (Ketua BSO Magatrika), dan Adha Imam Cahyadi, S.T., M.Eng., D.Eng (perwakilan DTETI  UGM) untuk memberikan sambutan. Selanjutnya perwakilan dari tiap tim mengambil undian nomor urut presentasi.

             Finalis mulai melakukan presentasi secara bergantian dari pukul 08.30 hingga pukul 14.15. Acara dilanjutkan dengan penayangan video dari pemenang video competition sambil menunggu juri merekap penilaian dari masing-masing tim. Kemudian barulah diumumkan juara dari paper competition dan video competition. Juara pertama diraih oleh Tim Bocil (ITS), juara dua diraih oleh Tim Cak Dinganjuk (ITS), dan juara ketiga diraih oleh Tim Preciso Muster (ITB). Untuk video competition kategori video terbaik diraih oleh Tim Philos Sophia (UGM) dan video terfavorit diraih oleh Tim Gaje (ITB). Para juara maju ke panggung untuk menerima hadiah dan sesi berfoto. Acara NESCO 2016 berakhir pada pukul 16.00.