Pengenalan dan Orientasi Menuju Solidaritas Teknik (PRAJURIT). Itulah nama kegiatan PPSMB Fakultas Teknik di tahun 2013. Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, Prajurit hanya berlangsung selama 2 hari (4-5 September 2013). Sebagai gambaran, PIONIR (PPSMB Teknik 2012) dan PERSADA (PPSMB Teknik 2011) berlangsung selama 3 hari.

Tugas yang diberikan secara umum mirip dengan tahun-tahun sebelumnya. Gamada memakai atribut seperti topi, nametag, tas, air minum, hingga pedang untuk sang Komandan (ketua kelompok). Mereka juga disuruh membuat tugu teknik, karya aplikatif, video dokumenter, musikalisasi puisi, dan mading 3D. Yang menarik adalah tugas rahasia berupa simulasi pembuatan tugu teknik setinggi lebih dari 2 meter di hari kedua. Tugas ini sukses dikerjakan secara bersama-sama oleh perwakilan dari seluruh battalion.

Acaranya juga tak jauh berbeda dari tahun sebelumnya, namun lebih ramping dan padat, karena keterbatasan waktu. Ada kefakultasan, FGD, seminar, ekspedisi teknik, final karya aplikatif, dan simulasi tugu teknik. Seminar, yang tahun lalu diisi oleh Bapak Dahlan Iskan (Menteri BUMN), kali ini diisi oleh Bapak Warsito, penemu alat pembasmi kanker ECVT. Prajurit pun resmi ditutup bersamaan dengan diterbangkannya balon oleh Pak Dekan dan para Gamada.

Tujuan acara ini adalah untuk menanamkan 11 nilai Prajurit. Kesebelas nilai tersebut adalah Ketuhanan Yang Maha Esa, Kreatif-Inovatif, Disiplin, Mandiri, Keteknikan, Akhlak yang mulia, Kepemimpinan, Berbudaya, Ideologis, Nasionalisme, dan Solidaritas Teknik Satu. Harapannya, Gamada dapat memiliki kesebelas jiwa tersebut sebagai seorang Engineer. Teknik, Jaya!