previous arrow
next arrow

Slider

Sabtu (13/5/2018) merupakan hari penyelenggaraan tahap final pada setiap cabang perlombaan FIND IT! 2018. Penyambutan peserta dimulai pada pukul 07.30 WIB hingga 08.15 WIB dengan adanya sesi registrasi.

Nuansa yang dihadirkan sangat dekat dengan tema yang dibawakan. Alunan musik tradisional jawa dan dekorasi unsur kedaerahan melebur dengan ajang kompetisi yang jurtru kental akan teknologi informasi. Tak salah lagi tema yang diangkat adalah “Teknologi sebagai pemersatu bangsa dan penyokong kelestarian budaya Indonesia”. Sebenarnya kompetisi ini terbuka untuk umum tingkat nasional namun rata-rata peserta yang mengikuti perlombaan tersebut berasal dari kalangan mahasiswa. Panitia pelaksananya pun berasal dari mahasiswa aktif S1 Departemen Teknik Elektro dan Teknologi Informasi Fakultas Teknik (DTETI FT) UGM. Tak heran apabila acara ini diselenggarakan di gedung DTETI FT UGM .

Acara baru dibuka oleh MC yaitu Alif Rachmansyah (Teknik Elektro 2017) dan Damasari Trikurniawati (Teknologi Informasi 2017)  pada pukul 08.15 WIB.  Kemudian secara resmi dibuka dengan pukulan gong setelah adanya beberapa sambutan yang disampaikan oleh Aldi Pratama Wicaksana (Teknologi Informasi 2016) selaku ketua panitia FIND IT! 2018, kemudian oleh Bapak Sarjiya, S.T., M.T., Ph.D. selaku Kepala DTETI FT UGM serta tak lupa dari Prof. Ir. Nizam, M.Sc., Ph.D. selaku Dekan Fakultas Teknik UGM . Tari tradisional juga memeriahkan pembukaan FIND IT! 2018.

Pada tahap final ini, masing-masing tim akan melakukan presentasi dihadapan juri. Terdapat dua sesi yaitu sesi pertama yang terdiri dari cabang lomba Business IT Case (BIC), UX Design, dan Software Development Competition (SDC) dari jam 10.00 WIB hingga 11.50 WIB lalu setelah ISOMA dilanjutkan sesi kedua yang terdiri dari cabang lomba Game Development Competition (GDC) dan E-Government (E-Gov) dari jam 13.00 hingga 14.35 WIB. Rata-rata jumlah presentator di setiap cabang lomba terdapat lima tim.

Tahap final BIC dilaksanakan di ruang sidang gedung DTETI lantai tiga. Cabang ini menghadirkan tiga juri diantaranya dua dosen dari  Departemen Teknik Mesin dan Industri  (DTMI) FT UGM yaitu Ir. Subagyo Ph.D serta I Gusti Bagus Budi Dharma, S.T., M.Eng., Ph.D.  dan dosen Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi YKPN yaitu  Dr. Wing Wahyu Winarno, MAFIS., CA., Ak. . Terdapat empat tim yang mempresentasikan hasil karyanya yaitu Tim Unicorn dari Institut Teknologi Bandung, Tim Warunggeni dari Universitas Diponegoro, Tim Voitto Squad dari Universitas Udayana dan Tim Orientaru dari Universitas Gadjah Mada.

Tahap final UX Design dilaksanakan di ruang kelas E3 gedung DTETI lantai dua. Cabang ini menghadirkan tiga juri diantaranya Bapak Novrian Fajar sebagai SW Engineer dan Manager di Microsoft Innovation Center Jogja dan Bapak Geralt Mamengko sebagai Fullstack UX Designer di Telkom Digital Service. Terdapat lima tim yang mempresentasikan hasil karyanya yaitu Tim twentyfive dari Universitas Diponegoro, diikuti Tim Peserta dari FMIPA UGM, Tim Asterika dari DTETI UGM, Tim Arthur dari Telkom University Bandung, dan terakhir adalah Tim Infinite Alpha dari UNY.

Tahap final SDC dilaksanakan di ruang kelas E2 gedung DTETI lantai dua. Cabang ini menghadirkan tiga juri diantaranya Bapak Donni Prabowo yang merupakan seorang Direktur CV Indonesia dalam bidang IT (Information Technology), Ibu Adhistya Erna Permanasari S.T. M.T. Ph.D. yang merupakan dosen DTETI FT UGM, serta Bapak Muhammad Zha’farudin Pudya Wardana, seorang sarjana Ilmu Komputer angkatan 2014. Terdapat lima tim yang mempresentasikan hasil karyanya yaitu Tim BCC_CBB dari Universitas Brawijaya, Tim SI Kipling dari Medan, Tim STIKJIM dari STIKOM Bali Kampus II Jimbaran, Tim IRIS dari Universitas Gadjah Mada dan Tim ARTACE dari Universitas Udayana.

Tahap final GDC dilaksanakan di ruang kelas E3 gedung DTETI lantai dua. Cabang ini menghadirkan tiga juri diantaranya Bapak Aditya Yanuar Roshadi sebagai Jagalab Senior Programmer, Bapak Nikko Seotjoadi sebagai CEO Niji Games, dan Bapak Barep Setiya sebagai Co-Founder Iondree.id. Terdapat lima tim yang mempresentasikan hasil karyanya yaitu Tim Mahapati G-1dan Mahapati G-2 dari Universitas Pendidikan Ganesha, diikuti Tim Siyapp Creative dari Universitas Airlangga, dan Tim Man Tool dari Universitas Pertamina.

Tahap final E-Gov dilaksanakan di ruang sidang gedung DTETI lantai tiga. Cabang ini menghadirkan tiga juri diantaranya Bapak Drs. Mulyanta, M. Kom. (Pengembang Teknologi Pembelajaran Madya), Bapak Dr. Ir. Rudy Suhartanto, M.T. (Kaprodi Magister Teknologi Informasi DTETI FT UGM), dan Bapak R. B. Kusuma Wira Yudha (CEO ISATECH).. Terdapat lima tim yang mempresentasikan hasil karyanya yaitu Tim Lado Merah v2.0 dari Politeknik Caltex Riau, Tim SatriaPerwira dari Universitas Jenderal Soedirman, Tim Volunteam dari Telkom University, Tim AsEntities dari Institut Teknologi Bandung, dan Tim Faster8 dari Universitas Diponegoro.

Setelah rangkaian penyisihan tersebut, terdapat jeda istirahat yang langsung disambung dengan bagian penutupan pukul 15.30 WIB. Pengumuman hasil pemenang dari masing-masing cabang lomba sebagai berikut :

  • Bussiness It Case
  • Juara 1 : Tim Orientaru – Universitas Gadjah Mada
  • Juara 2 : Tim Warunggeni – Universitas Diponegoro
  • Juara 3 : Tim Unicorn – Institut Teknologi Bandung
  • Software Development Competition :
  • Juara 1 : Tim i-Ris – Universitas Gadjah Mada
  • Juara 2 : Tim ArtAce – Universitas Udayana
  • Juara 3 : Tim Stikjim – STIKOM Bali Kampus II Jimbaran
  • UX Design
  • Juara 1 : Tim Twenty Five – Universitas Diponegoro
  • Juara 2 : Tim Arthur – Telkom University
  • Juara 3 : Tim Asteriska – Universitas Gadjah Mada
  • Game Development Competition
  • Juara 1 : Tim Mahapati G-1 – Universitas Pendidikan Ganesha
  • Juara 2 : Tim Man Tool – Universitas Pertamina
  • Juara 3 : Tim Mahapati G-2 – Universitas Pendidikan Ganesha
  • E-Government
  • Juara 1 : Tim AsEntities – Institut Teknologi Bandung
  • Juara 2 : Tim Volunteam – Telkom University
  • Juara 3 : Tim Lado Merah v2.0 – Politeknik Caltex Ria

Masing-masing dari tim yang menjadi pemenang mendapatkan satu piala penghargaan, uang bimbingan dan sertifikat. Juara satu mendapatkan uang bimbingan sebesar tiga juta rupiah, juara 2 mendapatkan dua juta rupiah, dan juara 3 mendapatkan tiga juta rupiah.

Setelah melakukan testimony, banyak peserta yang memberikan respon positif seputar ketepatan waktu saat acara berlangsung dan berharap untuk kedepannya kompetisi FIND IT! ini dapat berkembang lagi menjadi lebih baik.

 

Yogyakarta, 12 Mei 2018

Jihaan Nadhiya A
NIM. 16/395400/TK/44692