Roadshow IWIC ke 10 di tahun ini bertempat di lantai 2 Gedung KPFT UGM tepatnya di ruang 2.3, pada Selasa (20/9) lalu. Roadshow kali ini menghadirkan 3 pembicara utama, yaitu Teti Sianipar (CTO Kerjabilitas.com), Enda Nasution (Founder Sebangsa), serta Naskan (pemenang IWIC 8). IWIC sendiri merupakan ajang kompetisi nasional yang diadakan tiap tahun dan bertujuan untuk membentuk dan melatih para pencetus start-up muda. Partisipan ajang ini bertambah kualitas dan kuantitas pada tiap tahunnya, sehingga meningkatkan persaingan dalam perlombaan.

Acara dibuka dengan sambutan oleh Dr. I Wayan Mustika, selaku perwakilan DTETi, dilanjutkan sambutan Aris Sulistiawan selaku Sales Area Manager Indosat Ooredo Yogya Counter, dan terakhir Penny Anggreini selaku Manager Marketing Communication Indosat Ooredo CWJ Region.

Pembicara pertama, Teti Sianipar, yang sekaligus merupakan alumni startup launchpad accelerator dari google, menyampaikan point-point penting penting dalam pembuatan start-up. Salah satunya ialah, start-up sebaiknya dapat berguna bagi orang banyak. Dalam penerapannya sendiri hal itulah yang membuat Teti membentuk start-up Kerjabilitas.com yang berguna dalam pencarian kerja para penyandang disabilitas. Latar belakangnya adalah karena Teti melihat dalam kenyataan di Indonesia bahwa para penyandang disabilitas masih dipandang sebelah mata sehingga sulit untuk mendapatkan kerja. Sementara sejatinya, mereka adalah orang-orang yang mempunyai ‘kelebihan’ dari pada orang kebanyakan. Sistem web Kerjabilitas.com sendiri bekerja dengan menghubungkan para pencari kerja yang mempunyai disabilitas dengan para pencari pekerja. Jaminan yang diberikan adalah sertifikat dari pelatihan yang juga diadakan oleh perusahaan.

Selenjutnya materi disampaikan oleh pembicara kedua, Enda Nasution selaku pencetus startup sebangsa.com. Enda menceritakan kisah awal mula pembangunan start-up-nya, yang dulu hanya berupa forum sederhana dimana orang-orang bisa saling bertukar pikiran mengenai hobi. Sampai pada suatu ketika Ia dan rekannya berpikir untuk mengembangkan konsep itu menjadi sesuatu yang lebih besar dan berguna dengan menunjukkan identitas sebagai bangsa Indonesia. Maka lahirlah situs sebangsa.com yang merupakan situs populer saat ini untuk membangun komunitas.

Pada sesi pembicara ketiga, dibawakan oleh Naskan selaku pemenang kompetisi IWIC 8, memaparkan kiat-kiat yang dapat dicontoh para calon peserta IWIC 10 untuk menang. Kiat-kiat tersebut berisi bagaimana cara mendapatkan ide, mengolah ide, format proposal yang baik, dan menyampaikan 4 tahap penting untuk menjadi juara IWIC. Pertama, kita perlu mencari permasalahan yang ada di kehidupan nyata. Kedua kita harus mencari solusi dari permasalahan tersebut. Baru dilangkah selanjutnya kita perlu menunjukkan bahwa solusi kita memang bisa mengatasi masalah tersebut. Dan terakhir, kita perlu menunjukkan bahwa solusi dari permasalahan yang kita ambil tadi pantas untuk menang di ajang kompetisi IWIC.

Usai sesi pembicara, dimulailah sesi pertanyaan sebagai ajang berdiskusi terbuka mengenai IWIC 10. Pertanyaan pertama membahas mengenai suka duka startup bidang sosmas, mencakup modal awal dan kelanjutannya. Dipaparkan bahwa poin penting startup bidang sosmas yaitu penguatan dalam ide yang kita ajukan. Modal dana akan turun jika kita berhasil membuktikan bahwa ide kita memang layak untuk didanai. Barulah enterpreneur dapat berkembang. Pertanyaan kedua mengenai cara meyakinkan diri kita bahwa ide yang kita miliki bukan ide biasa. Salah satu caranya ialah kita harus mulai keluar dari komunitas dan mencoba hal-hal berbeda dari berbagai sudut pandang, karena itu akan membuat kita semakin kreatif dan dapat membedakan ide yang menarik atau tidak. Usai sesi pertanyaan, acara dilanjutkan dengan sesi doorprize dan penutupan.