Training Pemandu dan P3K adalah kegiatan pelatihan yang ditujukan untuk anggota pemandu dan P3K Teti Lab Skill dan dilaksanakan oleh Biro Pengembangan Organisasi (BPO) Keluarga Mahasiswa Teknik Elektro dan Teknologi Informasi Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada. Kegiatan ini dilaksanakan selama 4 hari yaitu dari hari Senin hingga Kamis, 22 – 25 Juli 2019. Setiap harinya, kegiatan ini berlangsung dari pukul 08.00 dan berakhir pada pukul 12.30 WIB. Acara ini terdapat 2 acara utama yaitu pelatihan pemandu yang dilaksanakan di ruang N203 dengan melibatkan 30 orang peserta dan pelatihan P3K yang dilaksanakan di ruang N201 dengan 7 orang peserta. Pelatihan ini dilaksanakan untuk mempersiapkan dan melatih kader-kader pemandu dan relawan P3K.

Pada hari pertama, materi kepemanduan disampaikan oleh 2 pemateri. Materi pertama disampaikan oleh Gammario Medi Syahputra, pengurus KMTETI Divisi Minat dan Bakat periode 2016 dan 2017 yang saat ini menjabat sebagai Menko Kemahasiswaan BEM KM UGM, dan materi kedua disampaikan oleh Adisakti Wibowo yang membahas tentang Departemen Tenik Elektro dan Teknologi Informasi. Kemudian pada hari kedua dan ketiga diisi oleh pemateri dari ECC UGM. Pada hari kedua materi disampaikan oleh Gita Aulia Nurani yang membahas tentang Public Speaking and Communication dan pada hari ketiga disampaikan oleh Ria Aprilia Ariestianie yang membahas tentang Manajemen Forum. Di hari keempat diisi oleh Dyah Utari Hastrarini dengan membawakan materi tentang Kepedulian dan Konseling. Pada setiap akhir sesi, dilakukan penyerahan plakat dan kenang-kenangan kepada pemateri lalu ditutup dengan quiz mengenai materi yang telah disampaikan dengan dipandu oleh koordinator pemandu.

Sedangkan materi pada pelatihan P3K disampaikan oleh Palang Merah Indonesia dengan alat praktik yang juga sudah disediakan oleh Palang Merah Indonesia Kota Yogyakarta. Hari pertama sampai hari ketiga pelatihan disampaikan oleh Romadlon Hadi Kusuma. Pada hari pertama diberikan materi tentang pertolongan pertama serta bantuan hidup dasar, hari kedua diisi dengan materi tentang Perdarahan dan Syok dan hari ketiga diisi dengan materi tentang Cedera Sistem Otot dan Rangka serta Patah Tulang. Materi hari keempat disampaikan oleh Sudarsih tentang Pemindahan Pasien. Pada akhir sesi hari ketiga dan hari keempat, dilakukan penyerahan plakat dan kenang-kenangan kepada pemateri. Acara ditutup dengan praktik tiap-tiap materi yang sudah disampaikan.

Yogyakarta, 25 Juli 2019

Awan Rwindra Wira Tamtama