Dwi Aji Kurniawan-Pengembangan Organisasi

Training Keorganisasian Departemen Pengembangan Organisasi dengan pembicara Mas Ahmad Ataka Awwalur Rizqi (Ketua Cendekia Teknik Fakultas Teknik UGM tahun kabinet 2012 ) dan Kak Ratri Restuti (Menteri PSDM BEM UGM periode )

Dalam rangka meningkatkan kemampuan softskill serta memberikan motivasi kepada kader-kader anggota Departemen Pengembangan Organisasi mengenai komitmen yang telah diambil maka Departmen Pengembangan Organisasi, Keluarga Mahasiswa Teknik Elektro dan Teknologi Informasi, mengadakan acara seminar yang diikuti oleh kader Departemen Pengembangan Organisasi, seminar ini bersifat internal Departemen Pengembangan Organisasi dan tertutup untuk umum.

Training Keorganisasian(TK) merupakan program kerja ketiga dari Departemen PO yang dilaksanakan pada hari Sabtu, 15 Maret 2014 pukul 08.00 – 11.00 WIB di Ruang E7 JTETI FT UGM. Jumlah peserta yang hadir adalah sebanyak 11 orang. Rangkaian acara dimulai dengan sambutan oleh Mas Dwi Aji Kurniawan sebagai Ketua Departemen Pengembangan Organisasi.

Pada sesi pertama materi disampaikan oleh Mas Ahmad Ataka dengan tema Leadership. Materi yang disampaikan beliau merupakan sharing pengalaman beliau saat menjadi ‘pemimpin’ pada beberapa organisasi yang pernah dilakoninya.Diawali dengan sebuah realita bahwa sesungguhnya pemimpin itu ‘sendirian’. Ada kalanya bahwa seorang pemimpin itu akan merasa sendirian ketika memegan amanah tersebut. Merasa dikorbanlah, dan perasaan-perasaan pesimis lainnya. Namun, dengan support dari anggota – anggotanya beban yang diletakkan pada pundaknya akan berasa lebih ringan, seperti kata pepatah, berat sama dipikul ringan sama dijinjing.

Sesi kedua materi disampaikan oleh Kak Ratri Restuti dengan tema kaderisasi. Diawali dengan perkenalan dari Kak Ratri dan sembilan peserta TK, kemudian pengenalan kaderisasi. Bahwa kader yang baik itu, bukan hanya sekedar obyek atau sekedar subyek namun merupakan kedua yang menjadi sebuah proses kesinambungan. Dan bahwa kaderisasi itu sendiri tidak hanya dilakukan oleh departemen PO namun oleh semua pengurus KMTETI. Karena kaderisasi bukan merupakan jabatan, namun fungsi yang biasa dikenal dengan 7 fungsi kaderisasi. Kaderisasi sendiri adalah sebuah kenetralan, di mana ia bisa menjadi hal yang baik, jika memang yang dikaderkan adalah ahal yang baik, namun ia juga bisa menjadi hal yang buruk ketika yang dikaderkan adalah hal yang buruk pula.