JTETI Gamedev Community a.k.a JGC ini merupakan komunitas yang sengaja dibentuk dengan fokus ke pembuatan dan pengembangan permainan. JGC ini dibentuk dari inisiatif eksekutif produsernya, Reyhan (IT 2011). “Bukan proker NL, tapi inisiatif sendiri, tapi karena NL sendiri mau bikin komunitas, ya udah, jadi kita gabung bareng-bareng dan saling bantu”, ujar Reyhan.

Reyhan sendiri baru mendalami game selama kurang lebih 4 bulan. Ia memilih komunitas game, alasannya karena game sangat menarik, elemennya lebih dalam, melibatkan musik, seni, teknis, dan manajemen yang merupakan full package-nya IT. Selain itu, pelajaran teoritis juga terpakai di dalam pembuatan game dengan cara berbeda yang asyik dan seru.

JGC ini dibagi menjadi 4 spesialisasi, yaitu producer, artist, programmer, composer, dan game designer. Keempat spesialisasi ini, masing-masing akan dikelompokkan lagi menurut keahliannya, dari yang awam sampai yang  expert. Yang awam akan digabung dengan yang awam, yang expert digabung dengan yang expert. Tujuannya semata-mata agar efektif dan efisien. Karena apabila dicampur antara awam dan expert, dikhawatirkan ada ‘kesenjangan sosial’, misalnya timbul rasa minder dan akan membuat tujuan pembentukan kelompok itu sendiri tidak tercapai.

Pada 15 November 2013 lalu, JGC telah melakukan first gathering dengan agenda pemberian gambaran tentang pekerjaan masing-masing spesialisasi dan pengumuman kriteria  seleksi. Seleksi ini ditujukan hanya untuk mengetahui sejauh mana peserta tertarik dengan game, bukan untuk mengetahui keahlian peserta secara teknisnya.

Night Login punya 3 komunitas lagi selain JGC ini, yaitu Application Development, Web Development, dan Linux Networking. Di antara keempat komunitas ini, JGC-lah yang pertama di-launching. JGC  sendiri bukan hanya untuk mahasiswa IT lho! Tapi juga terbuka untuk mahasiswa TE. Tapi, ada ketentuan wajibnya, setiap mahasiswa hanya boleh mengikuti satu komunitas di antara keempat komunitas ini.